Follow Me

Google+ Followers

Like Fun Page

Pengikut

Total Tayangan Halaman

Translate

Kebakaran Hebat di Keli Bima




Jago merah mengamuk di Desa Keli, Kecamatan Woha Kabupaten Bima. Peristiwa tragis di Senin (2/8) pagi itu menghanguskan 21 rumah warga setempat. 12 unit diantara rata dengan tanah, sementara 9 unit lainnya rusak ringan.
Tragedi jam 09.00 Wita itu membuat belasan kepala keluarga kehilangan harta benda. Kerugian yang dialami warga mencapai ratusan juta rupiah.
Berdasarkan keterangan saksi mata, M Saleh Landa warga setempat api diperkirakan bersumber dari meteran listrik milik Jaharuddin. Kebiasaan warga setempat yang umumnya petani, saat-saat seperti itu merupakan waktu bekerja di sawah. Ini juga membuat proses penyelamatan menjadi sulit, karena keterbatasan orang.
Dari rumah Jaharudin api menjalar ke rumah-rumah lain melalui rumah terdekat milik Mansyur. “Saat itu saya sedang memperbaiki rumahnya Misi disamping rumah Jaharudin,” tutur M Saleh Landa.
Untuk membantu warga, Pemkab Bima menerjunkan tiag unit mobil pemadam kebakaran. Namun karena jarak dari pusat kota cukup jauh membuat upaya pertolongan menjadi terlambat. Pantauan lapangan wartawan GOMONG.COM, Yeti asap masih mengepul sekitar pukul 10.30 waktu setempat. Kepolisian Resor Bima, beberapa saat kemudian tiba dilokasi untuk melakukan olah TKP.


SUMBER:

Maaf Menyambut Ramadhan

Benter lagi bulan ramadhan
Benter lagi puasa
Benter lagi harus nahan laper sebulan

Benter lagi umat islam
Benter lagi akan kembali suci
Kita menyambut ramadhan
Kita menyambut bulan ampunan
Hati kita juga harus suci

Saya sebagai mahluk allah
Yang tidak luput dari salah
Saya sebagai mahluk allah
Yang tidak luput dari dosa

Saya sebagai mahluk allah
Yang tidak luput dari khilaf
Saya sebagai mahluk allah
Tidak ada apa-apanya di bandingkan sahabat-sahabat

Dari itu, saya, inilah saya
Mohon maaf yang sebesar-besarnya
Mohon maaf yang setulus-tulusnya
Kepada temen-temen semuanya

Agar hati kita
Agar jiwa kita
Agar pikiran kita
Kembali suci, tanpa dosa

Karna di dunia ini susah untuk minta maaf
Karna di dunia ini susah untuk memaafkan
Karna hati dan jiwa yang mulia
Adalah hati dan jiwa orang pemaaf

Yogyakarta, 04 Agustus 2010

 
Copyright © 2015 M. Jamil, S.H.. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by www.phylopop.com